Tampilkan postingan dengan label madu plus sarang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label madu plus sarang. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Maret 2015

KHASIAT BIOFLAVONOID PADA MADU SARANG, MADU PLUS SARANG

 Flavonoid, juga dikenal sebagai bioflavonoid adalah kelas phytochemical yang hanya bisa disintesis oleh tanaman.
Flavonoid merupakan pigmen penting yang bertanggung jawab pada pigmentasi kelopak bunga.
Terdapat enam kelas utama flavonoid atau bioflavonoid yang meliputi flavonol, flavon, flavanon, isoflavon, flavonol, dan anthocyanin.
Flavonoid yang paling sering ditemukan dalam makanan adalah quercetin, epicatechin, oligomeric proanthocyanidin, myricetin, catechin, dan xanthohumol.

Flavonoid dalam Makanan

Seperti telah disebutkan, flavonoid hanya bisa ditemukan dalam makanan yang berasal dari tumbuhan.
Flavanoid terdapat dalam jumlah melimpah pada sejumlah besar buah-buahan dan sayuran.
Beberapa sumber makanan kaya bioflavonoid adalah jeruk, stroberi, blueberry, bawang merah, kacang-kacangan, ginkgo biloba, dan bayam.
Teh hijau, teh hitam, dan teh putih juga sangat kaya akan flavonoid.
Cokelat hitam dan anggur merah adalah dua sumber penting lain dari phytochemical.
Madu juga merupakan sumber penting flavonoid, tergantung pada jenis bunga dari mana nektar dikumpulkan.
Flavonoid sebagai Antioksidan
Flavonoid mampu bertindak sebagai antioksidan dan berfungsi menetralisir radikal bebas dan dengan demikian meminimalkan efek kerusakan pada sel dan jaringan tubuh.
Radikal bebas adalah molekul yang sangat reaktif dan tidak stabil akibat telah kehilangan elektron.
Untuk menstabilkan diri, radikal bebas memerlukan elektron dan untuk mencapai tujuan ini kemudian mengoksidasi sel-sel sehat tubuh sehingga menyebabkan kerusakan.
Radikal bebas terutama diproduksi sebagai produk sampingan dalam berbagai proses biokimia dalam tubuh.
Sebagian radikal bebas memasuki tubuh dari lingkungan eksternal seperti dari asap rokok, konsumsi alkohol, radiasi elektromagnetik, melalui paparan sinar matahari, konsumsi makanan olahan, polusi udara, dll.
Bahkan stres dapat menghasilkan tingkat tinggi radikal bebas dalam tubuh.
Flavonoid sebagai antioksidan membantu menetralisir dan menstabilkan radikal bebas sehingga tidak lagi merusak sel-sel dan jaringan sehat.
Pada gilirannya, flavonoid memberikan perlindungan terhadap sejumlah penyakit termasuk kanker, penyakit jantung, diabetes, tumor, dll.
Flavonoid juga membantu mencegah aterosklerosis atau penyakit yang ditandai dengan pengendapan lemak dalam dinding arteri.
Deposisi tersebut mempersempit arteri dan dengan demikian menghambat aliran darah ke organ-organ vital tubuh seperti jantung dan otak.
 Flavonoid juga dikenal memiliki efek anti-inflamasi, sifat anti-alergi, dan anti-virus.
Antioksidan ini dapat menurunkan risiko arthritis, osteoporosis, alergi dan penyakit virus yang disebabkan oleh virus herpes simpleks, virus parainfluenza, dan adenovirus.
Flavonoid mampu menekan penggumpalan trombosit yang berhubungan dengan penyakit seperti aterosklerosis dan pembentukan trombosit akut trombus.
Beberapa penelitian juga mengungkapkan bahwa flavonoid seperti quercetin dan epicatechin memiliki efek antidiare.
Flavonoid diyakini pula mampu meningkatkan respon kekebalan alami tubuh untuk melawan penyebab alergi dan juga karsinogen.
SUMBER

Senin, 16 Februari 2015

JUAL MADU SARANG TAWON UNDUHAN TAWON HUTAN LEBAH LOKAL APIS CERANA APIS INDICA APIS DORSATA









'






































Madu sarang ALIFA merupakan kombinasi madu dengan sarang lebah. Madu ini diambil langsung dengan sarangnya, tanpa dipisahkan terlebih dahulu.
Sarang lebah dapat dikonsumsi oleh manusia dan hal ini sudah cukup lama digunakan sebagai salah satu bahan pengobatan alami di masa lalu. Cara mengkonsumsi sarang lebah cukup langsung dimakan saja yaitu dengan dikunyah-kunyah sampai kandungan madu dan propolis habis kemudian dapat di muntahkan atau dibuang. Sarang lebah juga mengandung lilin lebah ( Bee Wax ) maka, sebaiknya jangan menelan sisa sarang lebah yang telah anda kunyah-kunyah. Meskipun ada beberapa pendapat para ahli yang menyatakan bahwa tidak apa-apa menelan sarang lebah yang mengandung lilin lebah.
Sarang lebah tersusun dari berbagai bahan-bahan pembuat sarang lebah yang beraneka ragam. Bahan-bahan dasar pembuatan sarang lebah inilah yang juga akan mempengaruhi kualitas isi madu didalamnya dan juga rasa dari sarang lebah itu sendiri jika akan dimakan sekaligus dengan sarangnya.

Kelebihannya :
Semua manfaat yang terkandung dari madu & sarang lebah bisa langsung dirasakan dgn tanpa perlu proses apapun juga.
Sarang lebah sendiri salah satunya mengandung Propolis.
Propolis ini dipercaya dapat memberikan manfaat untuk kesehatan.

Sebagai pengobatan alami, propolis mengandung zat aktif yang berfungsi sebagai obat untuk berbagai macam penyakit, antara lain :
1. Menyembuhkan penyakit yang disebabkan bakteri, seperti :thypus, diare dan sebagainya.
2. Menyembuhkan penyakit yang disebabkan jamur, seperti : eksim, panu, keputihan, ketombe dan sebagainya.
3. Menyembuhkan penyakit yang disebabkan virus, seperti : demam berdarah, flu, TBC dan sebagainya.
4. Anti peradangan (infeksi dan luka), misalnya :maag, luka luar, radang tenggorokan, sakit gigi, radang ginjal, luka baker dan sebagainya.
5. Anti kanker misalnya : kanker tumor, mium, kista dan sebagainya.
6. Membersihkan pembuluh darah dan detoksifikasi ( pembuangan racun tubuh )seperti : asam urat, kolesterol, darah tinggi, jantung, stroke, diabetes mellitus.
7. Menyembuhkan gangguan pencernaan, gangguan pernafasan, penyakit syaraf, dan rematik.
8. Menetralkan racun dalam tubuh dan sekaligus sebagai anti oksidan.
9. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh.