Tampilkan postingan dengan label madu asli. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label madu asli. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 Agustus 2016

MADUSYAMS SUPPLIER DAN DISTRIBUTOR MADU ASLI MURNI ALAMI TERPERCAYA KOTA BLITAR 2016 2017

MADU SONO, MADU KALIANDRA, MADU RANDU, MADU KELENGKENG, MADU KOPI, MADU RAMBUTAN, MADU KANGKUNG, MADU SIALANG, MADU KLANCENG, MADU MULTIFLORA adalah madu yang berasal dari lebah APIS MELLIFERA APIS DORSATA, APIS TRIGONA S.P yang kami panen dari wilayah INDONESIA. Rasa dan karakter madunya khas terkadang sangat pekat, PEKAT, dan warna agak  TERANG., GELAP

MADU SONO adalah madu yang berasal dari lebah APIS MELLIFERA BUKAN APIS DORSATA, yang kami panen dari wilayah INDONESIA. Rasa dan karakter madunya khas terkadang sangat pekat dan warna agak  TERANG.

MADU WADANG/BAYUR adalah madu yang berasal dari lebah APIS MELLIFERA APIS DORSATA yang kami panen dari wilayah INDONESIA. Rasa dan karakter madunya khas terkadang sangat pekat dan warna agak gelapKADANG TERANG, tergantung sumber nektar bunga pada masing-masing WILAYAH

MADU MULTIFLORA adalah madu yang berasal dari jenis lebah APIS MELLIFERA yang kami panen dari wilayah hutan JAWA DAN SUMATERA. Rasa dan karakter madunya khas terkadang sangat pekat dan warna agak gelapKADANG TERANG, tergantung sumber nektar bunga pada masing-masing hutan.

MADU SALAM adalah madu yang berasal dari jenis lebah APIS MELLIFERA yang kami panen dari wilayah hutan pohon SALAM. Rasa dan karakter madunya khas.

MADU KANGKUNG adalah madu yang berasal dari jenis lebah APIS MELLIFERA yang kami panen dari wilayah hutan pohon KANGKUNG. Rasa dan karakter madunya khas terkadang agak pekat tergantung cuaca atau musim selama proseS panen, 

MADU RAMBUTAN adalah madu yang berasal dari jenis lebah APIS MELLIFERA yang kami panen dari wilayah hutan pohon RAMBUTAN. Rasa dan karakter madunya khas terkadang agak pekat tergantung cuaca atau musim selama proseS panen,

MADU HUTAN KALIMANTAN adalah madu yang berasal dari jenis lebah APIS DORSATA yang kami panen dari wilayah hutan KALIMANTAN. Rasa dan karakter madunya khas terkadang agak pekat tergantung cuaca atau musim selama proseS panen,
MADU HUTAN SUMBAWA adalah madu yang berasal dari jenis lebah APIS DORSATA yang kami panen dari wilayah hutan SUMBAWA. Rasa dan karakter madunya khas terkadang agak pekat tergantung cuaca atau musim selama proseS panen,
MADU HUTAN TIMOR  NTT adalah madu yang berasal dari jenis lebah APIS DORSATA yang kami panen dari wilayah hutan TIMOR. Rasa dan karakter madunya khas terkadang agak pekat tergantung cuaca atau musim selama proseS panen,
MADU KALIANDRA adalah madu yang berasal dari jenis lebah APIS MELLIFERA yang kami panen dari wilayah hutan pohon KALIANDRA. Rasa dan karakter madunya khas terkadang agak pekat tergantung cuaca atau musim selama prose panen dan warna agak TERANG,
MADU RANDU adalah madu yang berasal dari jenis lebah APIS MELLIFERA yang kami panen dari wilayah hutan pohon RANDU. Rasa dan karakter madunya khas terkadang agak pekat tergantung cuaca atau musim selama prose panen dan warna agak RANDU,
MADU KARET adalah madu yang berasal dari jenis lebah APIS MELLIFERA yang kami panen dari wilayah hutan pohon KARET. Rasa dan karakter madunya khas terkadang sangat pekat dan warna agak TERANG, 

MADU KOPI adalah madu yang berasal dari jenis lebah APIS MELLIFERA yang kami panen dari wilayah hutan pohon KOPI. Rasa dan karakter madunya khas terkadang sangat pekat dan warna agak TERANG, 

MADU KELENGKENG adalah madu yang berasal dari jenis lebah APIS MELLIFERA yang kami panen dari wilayah hutan pohon KELENGKENG. Rasa dan karakter madunya khas terkadang sangat pekat dan warna agak TERANG

MADU MANGGA adalah madu yang berasal dari jenis lebah APIS MELLIFERA yang kami panen dari wilayah hutan pohon mangga. Rasa dan karakter madunya khas terkadang sangat pekat dan warna agak gelap

MADU SIALANG adalah madu yang berasal dari jenis lebah hutan (apis dorsata) yang kami panen dari wilayah hutan pedalaman perbatasan dengan Sumatera Barat. Rasa dan karakter madunya khas terkadang ada sedikit rasa pahit-pahitnya dan warna agak terang, namun tetap tergantung musim bunga-bunga tanaman hutan yang sedang berbunga dan menghasilkan necktar.


JUAL BELI BUTUH MADU ASLI HUTAN SIALANG, HUTAN SUMATERA, HUTAN RIAU, JUAL MADU ASLI TERPERCAYA, JUAL MADU AMANAH, JUAL MADU MURNI TANPA CAMPURAN KOTA MALANG, BLITAR, MADU ASLI TRENGGALEK, MADU ASLI SURABAYA, MADU ASLI NGANJUK, MADU ASLI PACITAN, MADDU ASLI MAKASAR, MADU ASLI TULUNGAGUNG, MADU ASLI MEDAN, MADU ASLI MADIUN, MADU ASLI SEMARANG, MADU ASLI BOGOR, madu asli bekasi, madu depok, madu asli bogor, madu asli tangerang, madu asli bekasi

Kamis, 13 November 2014

BUSA PADA MADU ASLI MURNI, BUSA PADA RAW HONEY, BUIH PADA FRESH HONEY

















Inilah yang membedakan raw honey (madu segar/madu mentah/madu fresh) dengan madu hasil kemasan pabrik besar / pengemas madu besar. Raw honey merupakan madu tanpa proses pemanasan untuk mengurangi kadar air (pasterurisasi).
Pasteurisasi adalah proses pemanasan pada madu untuk mengurangi kadar air pada madu dengan suhu tertentu untuk membuhuh microorganisme/enzim yang ada dalam madu tersebut.
Enzim dalam madu berperan pada pembentukan gas atau buih pada madu. Jika enzim atau microorganisme tersebut dimatikan, maka madu tidak akan berbuih dan mengeluarkan gas. Jika enzim/microorganisme tersebut berada pada kadar air yang tepat, maka madu akan terus menerus menghasilkan gas dan busa. Efek dari pengeluaran gas ini adalah dapat membuat tutup pada botol madu meletup atau wadah plastik pada madu mengembung. Yang paling parah adalah tutup bisa meletup sendiri bahkan botol kaca bisa pecah jika tekanan gas terlalu tinggi.
Enzim tidak akan bekerja/aktif jika kadar air pada madu <17%. Padahal rata-rata kadar air madu di Indonesia adalah 21% - 28% sehingga hampir semua madu mentah/fresh (raw honey) di Indonesia akan berbuih dan menghasilkan gas. Anda bisa bayangkan berapa kerugian pabrik dan pengemas madu besar bila produk2 mereka di pasarkan di toko2, swalayan, mall dan supermarket karena madunya meluber dan meletup sebelum sampai di tangan konsumen.
Oleh karena itu para pengemas madu besar atau pabrik rata2 melakukan proses pasteurisasi pada madunya untuk meminimalisir kerugian akibat dari resiko meletup dan melubernya madu mereka.
Hasil dari PASTERUIRISASI madu adalah madu memiliki kadar air <17% sehingga tidak berbuih atau meletup atau kemasang mengembung.
Akan tetapi enzim dan microorganism yang bermanfaat pada madu menjadi mati dan khasiat pada madu juga berkurang atau bahkan hilang sehingga tidak ada bedanya anda mengkonsumsi madu atau anda mengkonsumsi syrup atau air biasa.